skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
11 Gejala HIV Fase Primer Yang Harus Diketahui !

11 Gejala HIV Fase Primer yang Harus Diketahui !

Gejala HIV Fase Primer – Penyakit ini menjadi momok yang menakutkan bagi siapa saja, upaya yang bisa kita lakukan adalah mengenali setiap gejala HIV sedari awal kemunculannya, lalu dengan signifikan tanggap kita lakukan pemeriksaan ke dokter untuk memastikan hal itu karena apabila ditangani dengan segera maka penyakit ini sangat mungkin untuk disembuhkan. Apa saja gejala HIV Awal ?

Gejala HIV Fase Primer atau Akut

Banyak orang tidak mengalami gejala hiv apapun setelah terinfeksi HIV. Sedangkan sebagian lainnya mengalami gejala HIV yang mirip flu dalam satu atau dua bulan setelah virus masuk ke dalam tubuh. Pada fase ini disebut sebagai infeksi HIV primer atau akut, bisa berlangsung selama beberapa minggu.

Tanda-tanda dan gejala HIV fase primer atau akut antara lain:

1. Demam Atau Panas

Menyerupai demam pada umumnya, yaitu suhu tubuh yang tinggi bisa berkisaar antara 38-40 derajat selsius. Demam terjadi ketika tubuh membentuk antibodi dalam melawan virus.

2. Sakit Kepala

Adalah efek dari timbulnya demam, ketika demam muncul maka disusul dengan sakit kepala. Namun gejala hiv ini tidak selalu ada.

3. Nyeri Otot

Sakit atau pegal-pegal pada badan merupakan kondisi umum yang bisa disebabkan oleh penyakit HIV tahap awal, bedakan dengan pegal-pegal akibat kelelahan. Nyeri otot di sini dipengaruhi oleh kondisi tubuh yang meriyang bersamaan dengan demam.

4. Ruam

Memang ini ciri-ciri HIV yang tidak selalu ada dan kehadirannya pun seringkali diabaikan lantaran ruam yang muncul hanya samar-samar, tidak seperti pada campak yang tampak jelas.

5. Menggigil

Ketika suhu tubuh naik tinggi dibanding dengan lingkungan atau suhu ruangan, maka seseorang bisa mengalami menggigil.

6. Sakit Tenggorokan

Rasa mirip dengan ketika terkena radang tenggorokan.

7. Sariawan pada Mulut atau alat kelamin

8. Pembesaran Kelenjar Getah Bening, Terutama Pada Leher

9. Nyeri Sendi

10. Keringat Malam

11. Diare

Meskipun gejala HIV fase primer ini mungkin cukup ringan, namun jumlah virus dalam aliran darah (viral load) sangat tinggi. Sebagai akibatnya, infeksi HIV akan menyebar lebih akurat guna selama infeksi primer daripada selama tahap berikutnya. Gejala HIV akut ini biasanya hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu, Namun virus masih tetap eksis dalam tubuh.

Gejala HIV Fase Laten

Setelah infeksi awal, seseorang mungkin tidak memiliki gejala hiv apapun. Ini disebut fase laten. Pada beberapa orang, pembengkakan kelenjar getah bening tetap terjadi selama fase laten ini. Jika tidak, maka tidak ada tanda-tanda dan gejala hiv khusus. Perkembangan penyakit bervariasi antar individu dimana kondisi ini dapat berlangsung dari beberapa bulan sampai lebih dari 10 tahun.

Selama periode ini, virus terus berkembang biak secara aktif dan menginfeksi dan memberantas sel-sel sistem kekebalan tubuh. Padahal sistem kekebalan tubuh kita berfungsi untuk melawan bakteri, virus, dan penyebab infeksi lainnya. Sel-sel kekebalan tubuh yang diserang oleh virus HIV yaitu sel-sel yang merupakan pejuang infeksi primer, yang disebut CD4+ atau sel T4.

Gejala HIV Awal Setelah sistem kekebalan tubuh melemah, seseorang yang terinfeksi HIV dapat mengembangkan gejala berikut:

  1. Lemah
  2. Berat Badan Turun
  3. Demam Dan Sering Berkeringat
  4. Infeksi Jamur Persisten Atau Sering Terjadi
  5. Ruam Kulit Persisten Atau Kulit Terkelupas
  6. Kehilangan Memori Jangka Pendek
  7. Infeksi Herpes Pada Mulut, Genital, Atau Anus.
  8. Berkembang Menjadi Aids

Jika tidak menerima pengobatan, HIV ini biasanya berkembang menjadi AIDS dalam waktu sekitar 10 tahun. Pada saat AIDS berkembang, sistem kekebalan tubuh telah rusak parah, membuat seseorang rentan terhadap infeksi.

Apa Itu HIVCARE?

HIVCARE adalah Obat HIV formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengontrol dan mengurangi perkembangan virus HIV. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat HIVCARE banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

HIVCARE memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membuang racun dalam darah, menghalangi virus HIV agar tidak melakukan pembelahan diri, memberantas virus HIV tanpa merusak sel sehat lainnya.