skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Adakah Obat HIV Dan AIDS ? Ini Penjelasannya !

Adakah Obat HIV dan AIDS ? Ini Penjelasannya !

Adakah Obat HIV dan AIDS ? – Hingga saat ini belum dapat ditemukan jenis obat HIV dan AIDS yang benar-benar mampu mengatasi , tapi masih terdapat jenis pengobatan yang dapat dilakukan untuk memperlambat proses perkembangan penyakit ini. Perawatan ini akan membuat orang yang terinfeksi untuk memiliki tingkat harapan hidup yang lebih lama dengan syarat tetap menjalani pola hidup sehat. Ada berbagai macam jenis obat hiv yang dapat dikombinasikan agar dapat memperlambat serta mengendalikan perkembangan virus. 

Masa Awal Terkena HIV berikut Obat HIV dan AIDS

Jika Anda telah merasakan tanda-tanda atau gejala terjangkit atau terserang HIV/AIDS maka dalam rentan waktu 3×24 jam gunakan obat HIV AntiHIV ini yang bisa menghindari terjadinya infeksi. Obat hiv ini bernama post-exposure prophylaxis (PEP) atau di Indonesia diketahui sebagai profilaksis pasca pajanan. Profilaksis adalah suatu langkah prosedur kesehatan yang bertujuan menghindari daripada mengatasi.

Pengobatan ini harus dimulai sekurang-kurangnya maksimal tiga hari (3 hari) setelah terjadi pajanan (terpapar) oleh virus HIV. Idealnya, obat hiv ini bisa dapat diminum langsung setelah pajanan terjadi. Semakin signifikan pengobatan, maka akan jauh lebih baik.

Pengobatan memakai PEP ini akan berlangsung kurang lebih selama sebulan. Efek samping penggunaan obat hiv ini relatif serius dan tidak ada jaminan bahwa pengobatan ini akan berhasil pada penderita HIV/AIDS. PEP melibatkan obat-obatan yang umumnya sama seperti pada orang yang sudah dites positif HIV.

Obat hiv ini dapat Anda jumpai di dokter spesialis penyakit infeksi menular seksual (IMS) atau di rumah sakit.

Penggunaan Obat-obatan Antiretroviral

Antiretroviral (ARV) adalah beberapa jenis obat hiv yang dimanfaatkan untuk mengatasi infeksi HIV. Pada dasarnya obat-obatan ini tidak akan memberantas virus, tapi hanya dapat memperlambat pertumbuhan danperkembangan virus. HIV bisa mudah beradaptasi dan kebal terhadap satu golongan ARV. Dengan demikian diperlukan kombinasi golongan ARV agar  bekerja secara berkhasiat pada penderita.

Beberapa golongan ARV adalah:

  1. NRTI (Nucleoside reverse transcriptase inhibitors). Golongan ARV bekerja dengan maksud menghambat perkembangan HIV di dalam sel tubuh penderita.
  1. NNRTI (Non-nucleoside reverse transcriptase inhibitors). Jenis ARV ini akan bekerja untuk mengatasi protein yang diperlukan virus HIV untuk menggandakan diri.
  1. Entry inhibitors. Jenis golongan ARV ini akan menghalangi HIV untuk memasuki sel-sel CD4.
  1. Protease inhibitors. Golongan ARV jenis ini akan mampu mengatasi protease, tipe protein ini umumnya digunakan oleh virus HIV untuk memperbanyak diri.
  1. Integrase inhibitors. Golongan tipe ARV ini akan mengatasi integrase, yaitu protein yang digunakan virus HIV untuk memasukkan materi genetik ke dalam sel-sel CD4.

Pengobatan kombinasi ini kadang juga disebut dengan nama terapi antiretroviral (ART). Biasanya pasien akan diberikan 3 golongan obat hiv ARV. Yang mana ketiga kombinasi obat hiv ARV yang diberikan akan memiliki efek berbeda-beda pada tiap-tiap orang, jadi jenis pengobatan ini bersifat pribadi atau khusus.

Pengobatan HIV AIDS Bagi Wanita Hamil

Pada wanita hamil yang positif terinfeksi virus HIV, ada obat hiv ARV khusus untuk wanita hamil. Jenis Obat hiv ini berfungsi  menghindari penularan HIV dari ibu kepada bayinya. Tanpa pengobatan, akan muncul perbandingan 25 dari 100 bayi akan terinfeksi HIV. Tetapi risiko bisa diminimalisir kurang dari satu banding 100 jika diberi pengobatan sejak awal.

Dengan pengobatan lebih dini, risiko menularkan virus melalui kelahiran normal tidak meningkat. Tapi bagi beberapa wanita, tetap dianjurkan untuk melahirkan melalui operasi caesar.

Bagi wanita yang positif terinfeksi HIV, dianjurkan untuk tidak memberi ASI kepada bayinya. Hal ini karena virus bisa menular melalui proses menyusui. Jika Anda maupun pasangan Anda mengidap  HIV, maka solusinya bicarakan kepada dokter ahli mengenai langkah atau pilihan untuk tetap hamil tanpa berisiko tertular HIV. 

Rutinlah Mengkonsumsi Obat Secara Teratur

Hal yang pasti harus Anda harus lakukan adalah membuat sebuah jadwal rutin untuk memasukkan pengobatan HIV ke dalam prioritas sehari-hari. Pengobatan HIV akan dapat berhasil jika Anda mengonsumsi obat secara rutin (meksudnya selalu pada waktu yang sama setiap kali minum obat). Jika melewatkan satu dosis saja, maka akanmeningkatkan peluang risiko kegagalan dari pengobatan ini.

Apa Itu HIVCARE?

HIVCARE adalah Obat HIV formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengontrol dan mengurangi perkembangan virus HIV. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat HIVCARE banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

HIVCARE memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membuang racun dalam darah, menghalangi virus HIV agar tidak melakukan pembelahan diri, memberantas virus HIV tanpa merusak sel sehat lainnya.