skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Efek Samping Obat HIV Yang Sering Dialami Penderita HIV

Efek Samping Obat HIV Yang Sering Dialami Penderita HIV

Efek Samping Obat HIV Yang Sering Dialami Penderita HIV – Tujuan utama dalam pengobatan HIV dengan obat hiv adalah untuk melawan HIV dalam tubuh. Tetapi obat hiv sering menyebabkan efek samping ekstrim. Seiring berkembangnya zaman efek samping obat HIV memang dapat dikurangi, namun tetap saja belum bisa dihilangkan. kamu mungkin perlu mengubah jenis obat hiv untuk perawatan HIV/AIDS.

Beberapa efek samping obat hiv yang umum meliputi:

1. Kehilangan napsu makan

Disebabkan oleh Abacavir (Ziagen).

Efek Samping Obat HIV Kehilangan napsu makan. Cara mengatasinya: kamu dapat makan beberapa porsi kecil dalam sehari sebagai pengganti 3 porsi besar. Disarankan untuk mengonsumsi suplemen atau smoothies bernutrisi untuk memastikan kamu mendapatkan cukup vitamin dan mineral, seperti mengonsumsi stimulan napsu makan, minum jus buah sebagai pengganti air putih.

2. Perubahan pada distribusi lemak tubuh (Lipodystrophy)

Disebabkan oleh rangkaian pengobatan dari NRTI dan kelas protease inhibitor.

Efek Samping Obat HIV Perubahan Pada Distribusi Lemak Tubuh. Cara mengatasinya: Penting untuk berolahraga untuk menurunkan berat di area di mana lemak bertambah, seperti pada perut. Selain itu, kamu juga harus mendapatkan suntikan polylactic acid (New Fill, Sculptra) di wajah kamu jika kamu kehilangan lemak di area tersebut. Tanyakan dokter mengenai obat tesamorelin (Egrifta), yang mengurangi kelebihan lemak perut pada orang-orang yang mengonsumsi obat-obatan HIV.

3. Diare

Disebabkan oleh protease inhibitors dan obat-obatan lain.

Efek Samping Obat HIV Diare. Cara mengatasinya: kamu harus mengurangi asupan makanan berminyak, berlemak, pedas dan produk susu serta lemak yang tidak larut (seperti sayuran mentah, sereal gandum utuh, kacang-kacangan). Selain itu, gunakan obat anti diare yang dijual bebas seperti loperamide (Imodium) atau diphenoxylate dan atropine (Lomotil).

4. Kelelahan

Disebabkan oleh berbagai obat-obatan.

Efek Samping Obat HIV Kelelahan. Cara mengatasinya: Penting untuk mengonsumsi makanan sehat untuk memberikan tenaga lebih dan hindari alkohol serta rokok. Selain itu, kamu harus sering berolahraga.

5. Kolestrol dan trigliserida (lipid) tinggi pada darah

Disebabkan oleh: protease inhibitors dan obat-obatan lain.

Efek Samping Obat HIV Kolestrol dan Trigliserida tinggi pada darah. Cara mengatasinya: kamu harus berhenti merokok dan olahraga lebih banyak. Selain itu, penting untuk mengurangi asupan lemak pada pola makan (bicarakan dengan ahli diet tentang cara yang paling aman) dengan mengonsumsi ikan dan makanan lain yang kaya asam lemak omega-3. Disarankan untuk melakukan pemeriksaan darah untuk melihat kadar kolestrol dan trigliserida. Gunakan statin atau obat penurun lipid lainnya jika diperlukan.

6. Perubahan mood, depresi, gelisah

Disebabkan oleh Efavirenz (Sustiva).

Efek Samping Obat HIV Perubahan mood, depresi, gelisah. Cara mengatasinya: kamu harus mengubah waktu pemberian dosis obat. Serta, hindari alkohol dan obat-obatan terlarang serta lakukan terapi atau obat-obatan antidepresan.

7. Mual dan muntah

Hampir semua obat-obatan menyebabkan efek samping ini.

Efek Samping Obat HIV mual dan muntah. Cara mengatasinya: kamu dapat mengonsumsi porsi yang lebih kecil beberapa kali dalam sehari daripada 3 porsi besar, dan konsumsi makanan hambar seperti nasi putih dan crackers. Selain itu, hindari makanan yang berlemak dan pedas. Hidangkan makanan dengan dingin dan tidak panas. Penting untuk menggunakan obat anti-emetic untuk mengendalikan mual.

8. Ruam

Disebabkan oleh: Nevirapine dan obat-obatan lain.

Efek Samping Obat HIV Ruam. Cara mengatasinya: Penting untuk melembapkan kulit dengan menggunakan losion setiap hari dan hindari mandi air panas. Selain itu, gunakan sabun dan deterjen yang tidak mengiritasi. Kenakan kain yang dapat bernapas, seperti katun. Tanyakan dokter apakah kamu dapat menggunakan obat antihistamin.

9. Gangguan tidur

Disebabkan oleh: Elfavirenz (Sustiva) dan obat-obatan lain.

Efek Samping Obat HIV gangguan tidur. Cara mengatasinya: kamu harus berolahraga secara rutin. Selain itu, ikuti jadwal tidur dan hindari tidur siang. Disarankan untuk memastikan kamar tidur nyaman untuk tidur. Bersantailah sebelum tidur dengan mandi air hangat atau aktivitas yang menenangkan lainnya, serta hindari kafein dan stimulan lain beberapa jam sebelum tidur. Selain itu, bahas dengan dokter mengenai obat tidur apabila gangguan berlanjut.

Apa Itu HIVCARE?

HIVCARE adalah Obat HIV formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengontrol dan mengurangi perkembangan virus HIV. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat HIVCARE banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

HIVCARE memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membuang racun dalam darah, menghalangi virus HIV agar tidak melakukan pembelahan diri, memberantas virus HIV tanpa merusak sel sehat lainnya.