skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Wajib Baca! 5 Gejala HIV Pada Wanita Yang Perlu Anda Ketahui!

Wajib Baca! 5 Gejala HIV Pada Wanita Yang Perlu Anda Ketahui!

Wajib Baca! 5 Gejala HIV Pada Wanita Yang Perlu Anda Ketahui! – Gejala HIV pada wanita pada dasarnya hampir sama dengan gejala HIV pada pria. Namun gejala HIV ini perlu dibahas spesifik terhadap wanita sebab seringkali mereka tidak menyadari bahwa dirinya telah tertular virus HIV. Pada berbagai penelitian, ternyata virus HIV tidak hanya berisiko pada wanita yang bekerja sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) saja.

Ternyata saat ini telah banyak ibu rumah tangga yang tertular virus HIV. Setelah diselidiki, ternyata ibu rumah tangga tersebut kebanyakan tertular dari suaminya yang mempunyai perilaku suka berganti-ganti pasangan.

Dalam situasi demikian, wanita yang tidak berdosa seringkali menjadi korban akibat ketidaktahuan terhadap perilaku suaminya dan tidak menyadari adanya virus HIV dalam tubuhnya sehingga terlambat ditangani. dan oleh karena itu kita perlu tau gejal hiv yang dialami.

Deteksi dini gejala HIV pada wanita penting diketahui untuk memutus mata rantai penularan penyakit. Sebagaimana kita ketahui, bahwa HIV dapat ditularkan dari ibu melalui bayinya.

Ada beberapa mekanisme penularan virus HIV dari ibu ke bayinya, yaitu penularan melalui plasenta selama masa kehamilan, kontaminasi cairan organ kewanitaan kepada bayi ketika proses kelahiran, maupun melalui pemberian ASI pasca melahirkan.

Padahal penularan HIV AIDS dari ibu ke bayinya ini dapat dicegah apabila sang ibu telah diketahui bahwa dirinya mengidap virus HIV sehingga perkembangan virusnya dapat ditekan.

Penekanan perkembangan virus ini biasanya dilakukan dengan pemberian terapi ARV (Anti RetroVirus) secara intensif kepada ibu. Pemberian ARV secara akurat dan intensif dapat menurunkan risiko penularan HIV dari ibu ke bayi bahkan dapat mencapai 0 %. lanjut kita simak mengenai gejal hiv yang terjadi pada wanita.

 

Beberapa Gejala HIV Pada Wanita

Virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus penyebab penyakit AIDS. Jadi HIV dan AIDS merupakan dua hal yang saling berkaitan. Istilah HIV biasanya digunakan untuk menyebutkan penderita pada fase awal, sedangkan AIDS biasanya digunakan untuk menyebut penderita yang sudah pada fase lanjut dengan berbagai macam komplikasi. Baik pria maupun wanita berisiko untuk tertular virus HIV.

 

Untuk gejala HIV pada wanita yang wajib kamu waspadai antara lain adalah sebagai berikut:

1. Penurunan Berat Badan

Gejala HIV Penurunan Berat Badan. Seseorang yang terinfeksi virus HIV biasanya menunjukkan gejala penurunan berat badan. Penurunan berat badan pada penderita HIV terjadi sangat signifikan, yaitu sekitar 10% dari berat badannya dan akan terus menurun seiring dengan bertambah parahnya perjalanan penyakit. Sehingga jika semakin parah, tubuh penderita HIV terlihat kurus kering.

2. Menderita Penyakit Menular Seksual

Gejala HIV Menderita Penyakit Menular Seksual. Gejala HIV pada wanita seringkali disertai dengan penyakit menular seksual. Apalagi organ kewanitaan merupakan organ yang sangat sensitif di mana mudah sekali untuk terinfeksi kuman, terlebih lagi kuman yang didapat akibat hubungan seksual.

Penyakit ini yang sering ditemukan pada wanita penderita HIV antara lain yaitu kandidiasis, ulkus mole, klamidia, trikonomiasis, skabies, sifilis, kondiloma akuminala, herpes genitalis, dan gonorrhoe.

3. Gangguan Kesehatan Reproduksi

Gejala HIV Gangguan Kesehatan Reproduksi. Gejala HIV pada wanita dapat ditandai dengan adanya gangguan kesehatan pada organ reproduksi. Gangguan tersebut biasanya berupa gangguan hormon yang menyebabkan siklus haid yang tidak normal. Memang tidak semua wanita yang mempunyai silkus haid tidak normal kemudian dikatakan menderita HIV. Tentu saja tidak demikian.

Hal yang perlu diwaspadai adalah ketika selama ini seorang wanita mengalami siklus haid yang normal tetapi tiba-tiba siklusnya menjadi kacau padahal dia tidak sedang hamil atau mengkonsumsi obat tertentu. Selain gangguan haid, seorang wanita yang terinfeksi HIV juga rentan terinfeksi mikroorganisme di saluran reproduksinya, yang paling sering yaitu HPV (Human Papiloma Virus) yang merupakan penyebab kanker serviks.

4. Gangguan Pada Kulit

Gejala HIV Gangguan pada kulit. Gangguan pada kulit juga merupakan salah satu gejala HIV pada wanita yang biasanya ditandai dengan meunculnya ruam atau bisul kecil di sekujur tubuh yang susah sembuh. Pada kulit juga rentan mengalami berbagai gangguan seperti timbulnya herpes, cacar air, cacar api, keretakan pada jaringan kulit bagian luar, atau infeksi pada jaringan rambut.

Bagian kuku juga dapat mengalami kelainan, yaitu bentuknya menjadi lebih melengkung dan menebal serta warna kuku yang berubah menjadi kebiruan atau kehitaman.

5. Gangguan Pada Sistem Pencernaan

Gejala HIV Gangguan Pada Sistem Pencernaan. Gejala HIV pada wanita seringkali ditunjukkan dengan adanya gangguan pada sistem pencernaan. Gangguan ini biasnya berupa terjadinya diare yang berlangsung kronis atau susah sembuh.

Dengan kondisi ini maka tubuh penderitanya sangat berisiko mengalami kekurangan nutrisi berat. HIV juga dapat ditandai dengan munculnya sariawan di banyak tempat dan sukar sembuh. Hal ini disebabkan akibat menurunnya kekebalan tubuh manusia karena serangan virus HIV.

Di samping mengetahui gejala HIV pada wanita seperti yang telah dipaparkan di atas, hal yang sangat penting adalah langkah pencegahan agar terhindar dari virus HIV. Langkah pencegahan tersebut antara lain yaitu dengan dengan menghindari perilaku berganti-ganti pasangan, setia kepada pasangannya masing-masing, menjauhi narkoba, dan jika melakukan tranfusi darah pastikan bahwa darah yang diterima bebas dari virus HIV dengan alat tranfusi yang steril.

Demikian tadi gejal hiv pada wanita yang perlu anda ketahui. untuk mengetahui gejala hiv lainya anda dapat mengunjungi website kami disini, selain membahas tentang Gejala HIV kami juga membahas artikel lainya mengenai hiv ataupun penyakit lainya.

Apa Itu HIVCARE?

HIVCARE adalah Obat HIV formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengontrol dan mengurangi perkembangan virus HIV. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat HIVCARE banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

HIVCARE memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membuang racun dalam darah, menghalangi virus HIV agar tidak melakukan pembelahan diri, memberantas virus HIV tanpa merusak sel sehat lainnya.