skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Gejala Penyakit HIV AIDS Pada Laki-Laki

Gejala Penyakit HIV AIDS Pada Laki-Laki

Jika seseorang terkena HIV AIDS biasanya pada awalnya tidak menunjukkan gejala secara signifikan. Seseorang menunjukkan gejala yang jelas setelah HIV berkembang menjadi AIDS.

Waktu perkembangan HIV menjadi AIDS ini berbeda-beda antara orang yang satu dengan yang lain, tergantung pada ketahanan tubuh masing-masing dan pengobatan sejak dini yang dijalankan.

 

Gejala HIV AIDS pada pria antara lain sebagai berikut:

1. Menderita Penyakit Menular Seksual

Penyakit menular seksual merupakan gejala HIV AIDS pada pria yang pada umumnya berasal dari perilaku seks berisiko, yaitu sering berganti-ganti pasangan. Penyakit menular seksual yang dimaksudkan di sini adalah penyakit menular lain selain HIV AIDS, yang gejalanya dapat mudah dikenali. Penyakit tersebut dapat diakibatkan oleh bakteri, jamur, maupun virus.

Penyakit menular seksual yang seringkali ditemukan pada pria penderita HIV AIDS antara lain yaitu sifilis (raja singa), gonore (kencing nanah), herpes genital, scabies pada kelamin, klamidia, dan sebagainya.

2. Gangguan Pada Pencernaan Yang Berlangsung Kronis

Gangguan pada sistem pencernaan yang dapat dialami oleh penderita HIV AIDS antara lain yaitu terdapatnya sariawan di rongga mulut yang sukar sembuh. Sariawan yang susah sembuh ini diakibatkan oleh penurunan daya tahan tubuh yang dialami oleh penderita HIV AIDS. Kondisi ini tentunya mengakibatkan penurunan nafsu makan.

Selain itu penderita HIV AIDS biasanya juga mengalami diare yang berlangsung kronis. Kondisi ini jika dibiarkan tentunya dapat mengakibatkan dehidrasi.

3. Mudah Terserang Penyakit Infeksi/Menular

Penderita HIV AIDS biasanya juga mudah sekali tertular berbagai macam penyakit, baik yang hanya penyakit ringan seperti flu atau infeksi saluran pernafasan akut sampai penyakit berat yang menyerang berbagai organ tubuh. Penyakit menular yang seringkali diderita oleh penderita HIV AIDS antara lain yaitu TBC, pnemonia, toksoplasmosis, meningitis, dan sebagainya.

Mudahnya penularan penyakit ini dikarenakan rusaknya sistem pertahanan tubuh pada penderita HIV AIDS sehingga menyebabkan kuman mudah masuk ke jaringan tubuh dan berkembang biak di dalamnya. Sehingga dengan keadaan ini, dapat memperparah kondisi penderita HIV AIDS sebab perkembangan virus dapat terus melemahkan ketahanan tubuh penderitanya.

4. Berat Badan Turun Drastis

Gejala HIV AIDS pada pria yang berikutnya yaitu mengalami penurunan berat badan yang drastis. Penderita HIV AIDS pada umumnya meengalami penurunan sebanyak 10% dari berat badannya dan dapat terus menurun jika penyakitnya bertambah parah.

Sehingga pada penderita HIV AIDS sering terlihat kurus kering seperti orang yang mengalami kurang gizi atau malnutrisi.

Kondisi ini tentunya tidak hanya dialami oleh penderita HIV/AIDS pria, tetapi juga merupakan gejala HIV/AIDS pada wanita.

5. Mudah Lelah

Penderita HIV/AIDS biasanya juga mengalami gejala mudah lelah yang berlangsung berkepanjangan. Jadi orang yang mengalami HIV/AIDS sering mengalami lemah, letih, lesu, dan tidak bersemangat. Badannya terasa tidak nyaman dan terasa pegal-pegal serta nyeri pada persendian.

6. Demam Dan Sakit Kepala

Demam merupakan gejala HIV/AIDS pada pria yang diakibatkan oleh masuknya virus HIV ke dalam tubuh sehingga memberikan respon oleh tubuh berupa demam. Demam ditandai dengan panas tinggi, dimana suhu tubuh lebih dari 38°C, yang biasanya disertai dengan keringat dingin yang terjadi pada malam hari.

Demam pada penderita HIV AIDS dapat sering terjadi terutama jika terdapat berbagai infeksi penyerta (sekunder) yang mengakibatkan tubuh memberikan respon alami berupa demam sebagai reaksi atas berbagai infeksi kuman yang masuk ke dalam tubuh tersebut.

7. Gangguan Pada Kulit

Gangguan pada kulit juga dapat menjadi gejala HIV/AIDS pada pria, yang pada umumnya ciri-cirinya yaitu terdapatnya ruam-ruam atau bisul-bisul kecil di berbagai anggota tubuh yang menimbulkan gatal-gatal.

Ruam ini biasanya mudah terlihat dan sangat mengganggu bagi penderitanya, dan susah disembuhkan. Atau dapat sembuh sementara, tetapi setelah itu dapat sering muncul kembali.

8. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

HIV AIDS yang menyerang sistem pertahanan tubuh biasanya ditandai dengan pembengkakan kelejar getah bening. Kelenjar getah bening merupakan media transportasi sel darah putih yang berperan penting dalam pembentukan kekebalan tubuh. Jika sistem pertahanan tubuh terganggu oleh virus HIV maka terjadilah gejala pembengkakan kelenjar getah bening tersebut.

Pada beberapa kasus juga dapat memicu terjadinya kanker pada kelenjar getah bening atau yang sering disebut sebagai limfoma.

Setelah mengetahui gejala HIV AIDS pada pria yang telah dipaparkan di atas, hal yang dapat dilakukan adalah pengobatan dini pada penderita.

Apa Itu HIVCARE?

HIVCARE adalah Obat HIV formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengontrol dan mengurangi perkembangan virus HIV. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat HIVCARE banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

HIVCARE memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membuang racun dalam darah, menghalangi virus HIV agar tidak melakukan pembelahan diri, memberantas virus HIV tanpa merusak sel sehat lainnya.