skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Gejala Penyakit HIV/AIDS

Gejala Penyakit HIV/AIDS

Penyakit HIV AIDS merupakan salah satu jenis penyakit yang di sebabkan oleh virus. Virus yang menyebabkan penyakit HIV AIDS merupakan salah satu jenis virus yang berbahaya, karena virus tersebut akan mengganggu gaya tahan tubuh, sehingga imun tubuh tidak mampu unuk melindungi tubuh dengan baik, sehingga penyakit HIV juga menjadi salah satu jenis penyakit yang mematikan. Di artikel ini kita akan membahas gejala penyakit HIV AIDS secara lebih lanjut.

Penyakit HIV AIDS dapat dialami oleh siapapun, namun banyak yang menderita penyakit HIV AIDS dari kalangan umur 25 tahun, sehingga banyak anak muda yang menderita penyakit HIV AIDS. Penyakit HIV AIDS bisa menurunkan kesehatan seseorang dengan cepat, sehingga sangat berbahaya jika terjadi.

Gejala Penyakit HIV AIDS Yang Harus Kamu Waspadai, Sebagai Berikut:

  1. Infeksi jamur pada mulut

Infeksi jamur juga dapat berkembang pada mulut atau kerongkongan pengidap penyakit HIV AIDS, menyebabkan sulit menelan.

  1. Kebingungan atau kesulitan konsentrasi

Masalah kognitif bisa menjadi tanda demensia terkait Penyakit HIV/AIDS, biasanya terjadi di stadium akhir penyakit. Selain menyebabkan kebingungan dan sulit konsentrasi, demensia terkait penyakit HIV AIDS mungkin juga melibatkan masalah psikologis seperti mudah marah atau mudah tersinggung.

Bahkan mungkin termasuk perubahan motorik, misalnya menjadi ceroboh, kurang koordinasi, dan kesulitan mengembangkan fungsi motorik halus seperti menulis.

  1. Luka dingin atau herpes genital

Kondisi ini merupakan tanda-tanda dari ARS maupun infeksi Penyakit HIV AIDS makin parah. Herpes juga dapat menjadi media penularan Penyakit HIV AIDS seperti herpes pada alat kelamin menularkan Penyakit HIV AIDS ketika berhubungan seks.

Dan orang-orang memiliki HIV cenderung sering mendapat herpes karena HIV melemahkan sistem kekebalan tubuh.

  1. Kesemutan dan kelemahan

HIV pada tahap kronis juga dapat menyebabkan mati rasa dan kesemutan di tangan dan kaki. Hal ini disebut neuropati perifer, juga dapat terjadi pada orang dengan diabetes tidak terkontrol.

  1. Tidak teratur siklus menstruasi

Penyakit HIV juga menyebabkan tidak teratur menstruasi, seperti darah keluar lebih sedikit dan menstruasi lebih ringan. Perubahan ini, mungkin lebih berkaitan dengan efek kehilangan berat badan secara drastis dan kesehatan memburuk akibat lemah sistem imun.

6 Demam

Salah satu tanda pertama ARS adalah demam ringan disertai gejala lain seperti kelelahan, bengkak kelenjar getah bening dan sakit tenggorokan. Pada kondisi ini, virus telah masuk ke aliran darah dalam jumlah berlipat ganda, sehingga tubuh mengalami demam sebagai reaksi inflamasi oleh sistem kekebalan tubuh.

  1. Kelelahan

Respon inflamasi yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh juga dapat membuat orang merasa lelah dan lesu. Aktivitas tubuh yang ringan telah dapat menyebabkan kelelahan ekstrim.

  1. Nyeri otot dan sendi, serta pembengkakan kelenjar getah bening

Orang kurang waspada gejala penyakit HIV AIDS karena mirip dengan infeksi virus lain, seperti sifilis atau hepatitis. Gejala mirip dengan penyakit lain, termasuk nyeri pada persendian dan otot-otot serta pembengkakan kelenjar getah bening.

Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh dan cenderung menyebabkan peradangan ketika ada infeksi. Pembangkakan kelenjar getah bening biasanya terjadi pada pangkal paha, leher, dan ketiak.

  1. Batuk kering

Batuk kering adalah tanda pertama bahwa infeksi telah memburuk. Tapi batuk kering berlangsung setelah satu tahun terjangkit virus HIV dan akan semakin parah. Penggunaan obat seperti Benadryl, antibiotik, dan inhaler tidak dapat menyembuhkan batuk ini.

  1. Berkeringat di malam hari

Sekitar setengah dari orang terinfeksi virus HIV berkeringat di malam hari. Keringat ini dipengaruhi oleh infeksi dan tidak berhubungan dengan olahraga atau suhu ruangan.

  1. Perubahan kuku

Tanda lain dari infeksi Penyakit HIV AIDS pada tahap akhir adalah perubahan kuku, seperti penebalan kuku, kuku melengkung, terpisah dari kulit, atau perubahan warna kuku menjadi hitam atau garis-garis kecoklatan.

Perubahan warna kuku ini seringkali disebabkan oleh infeksi jamur, seperti kandida yang dapat terjadi ketika sistem kekebalan tubuh Anda menurun.

  1. Sakit tenggorokan dan sakit kepala

HIV juga dapat menyebabkan gejala seperti sakit tenggorokan dan sakit kepala.

  1. Ruam

Muncul ruam pada kulit dapat terjadi ketika tahap awal HIV atau mungkin muncul ketika telah parah. Ruam merah muda dapat muncul pada batang tubuh dan menyerupai bisul. Jika muncul ruam sulit diobati, Anda perlu melakukan tes HIV.

Cara Mencegah Penyakit HIV AIDS

Penyakit HIV AIDS saat ini belum ada obatnya, sehingga sangatlah penting menjaga tubuh kita agar tidak terpapar virus HIV. Berikut merupakan upaya pencegahan penyakit HIV/AIDS, di antaranya:

  • Gunakan kondom ketika sedang melakukan hubungan seksual
  • Gunakan dental dam ketika melakukan seks oral
  • Gunakan pelumas berbahan dasar air untuk menghindari luka kulit pada vagina atau anus
  • Gunakan jarum yang steril
  • Jika ingin membuat tato atau tindik pastikan jarum yang digunakan baru dan steril

Apa Itu HIVCARE?

HIVCARE adalah Obat HIV formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengontrol dan mengurangi perkembangan virus HIV. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat HIVCARE banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

HIVCARE memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membuang racun dalam darah, menghalangi virus HIV agar tidak melakukan pembelahan diri, memberantas virus HIV tanpa merusak sel sehat lainnya.