skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki Dan Tahapannya

Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki dan Tahapannya

Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki dan Tahapannya – HIV merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yang merupakan virus penyebab penyakit AIDS. Virus ini akan menyerang sel darah putih atau trombosit sehingga menyebabkan sistem imun dalam tubuh semakin melemah. Akibatnya penderita akan rentan terhadap serangan berbagai macam penyakit. sebelum lanjut ke Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki kita jelaskan dulu tentang HIV.

Infeksi HIV yang berkepanjangan dapat memicu terkena penyakit AIDS, yaitu Acquired Immun Deficiency Syndrome, dimana sistem imun tubuh telah mengalami kerusakan akibat infeksi HIV. Penyakit AIDS merupakan efek lanjutan dari serangan HIV setelah kurun waktu 2-15 tahun.

Di bawah ini kami akan membagikan beberapa informasi tentang gejala penyakit HIV pada pria:

  • Kondisi tubuh yang demam tinggi hingga mencapai 39°.
  • Adanya pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Mengalami kelelahan akibat sistem imun yang menurun.
  • Mengalami sakit tenggorokan.
  • Sakit kepala dan nyeri pada bagian otot dan persendian.
  • Munculnya ruam di kulit.
  • Kondisi mual dan muntah.
  • Diare hingga berat badan turun drastis.
  • Batuk kering yang menahun.
  • Sering berkeringat di malam hari meskipun cuaca dingin dan tidak melakukan aktifitas fisik.
  • Kondisi kuku yang melengkung, tebal dan menghitam, terbelah dan ada infeksi jamur.
  • Saraf motorik yang terganggu sehingga kesulitan berkonsentrasi dan mudah marah tanpa alasan yang jelas.
  • Badan sering lemas dan kesemutan.

Langsung kita lanjutkan ke Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki.

 

Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki dibagi menjadi 3 tahap yaitu:

A. Tahap I Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki

Infeksi akut yang biasanya terjadi dalam waktu 2-6 minggu setelah terjangkit infeksi pertama kali.

Pada tahap ini sistem imun dalam tubuh berusaha untuk melawan virus HIV primer. Adapun Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki awal hampir sama dengan gejala infeksi virus lainnya seperti flu, Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki tersebut antara lain adalah:

  • Nyeri pada bagian kepala
  • Mual, muntah dan diare
  • Mudah merasa lelah dan nyeri otot maupun persendian
  • Tenggorokan sakit ketika menelan atau minum
  • Bercak merah pada bagian tubuh, biasanya pada dada
  • Demam tinggi

Lanjut ke tahap selanjutnya Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki , tahap ini kategori medium untuk Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki.

B. Tahap II Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki

Tahap kedua Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki sering disebut dengan periode asimtomatis, dimana pada periode ini tidak muncul Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki apapun dalam jangka waktu yang cukup lama. Sehingga penderita tidak menyadari jika telah terinfeksi HIV dan bisa menularkannya kepada orang lain.

Periode ini bisa berlangsung sampai 10 tahun, dimana virus secara perlahan memberantas sel darah putih atau trombosit yang juga dikenal dengan CD4T cells dan akan merusak sistem kekebalan tubuh penderitanya.

Untuk selanjutnya ialah tahap final dari Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki. Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki ini bisa dikatakan hampir positif dikatakan hiv/aids.

 

C. Tahap III Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki

Pada tahap III Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki ini kondisi sel darah putih atau CD4T sudah berada di bawah level 200, dan penderita akan didiagnosa menderita AIDS, sehingga diharuskan untuk mengkonsumsi obat anti virus HIV AIDS.

Pada umumnya penderita yang tidak menyadari telah terinfeksi HIV baru akan memeriksakan kondisi kesehatannya setelah muncul Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki berikut ini:

  • Kelelahan yang terjadi terus menerus setiap saat
  • Adanya pembengkakan kelenjar getah bening di leher dan pangkal paha
  • Demam selama lebih dari 10 hari
  • Sering berkeringat di malam hari
  • Diare kronis yang berkepanjangan
  • Berat badan turun drastis
  • Muncul bintik berwarna ungu yang sulit hilang
  • Kesulitan saat bernafas
  • Infeksi jamur pada mulut, tenggorokan, lidah, dan sariawan
  • Muncul ruam di kulit
  • Kulit mudah berdarah dan memar

Virus ini merupakan virus menular dan berbahaya bahkan tidak sedikit yang berujung pada kematian.

sekian Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki pada tahap 1,2 dan 3 lanjut kita bahas mengenai cara penularan HIV kepada orang lain.

 

Berikut ini adalah beberapa cara penularan HIV kepada orang lain:

1. Melalui Darah

Tranfusi darah yang mengandung HIV dapat menularkan virus tersebut kepada orang lain. Selain itu pemakaian jarum suntik yang tidak steril dan digunakan secara bergantian dapat menularkan HIV jika sebelumnya digunakan oleh penderita HIV.

Dalam beberapa kasus yang terjadi, penularan HIV juga bisa melalui pemakaian pisau cukur bersama dan peralatan menicure maupun pedicure yang tidak steril.

2. Melalui Hubungan Seks

Hubungan seks bisa menjadi salah satu cara penularan HIV. Adapun aktifitas seks yang dilakukan secara bebas dengan sering berganti pasangan memiliki tingkat resiko yang lebih tinggi terkena penularan infeksi HIV. Selain itu perilaku seks anal juga diketahui paling beresiko dalam penularan HIV.

3. ASI

Ibu hamil yang positif terinfeksi HIV dan kemudian menyusui bayinya, maka dimungkinkan bisa menularkan virus yang sama kepada bayinya. Hasil penelitian menyebutkan bahwa dari 10 ibu hamil yang terinfeksi HIV dan menyusui bayinya, maka ada 3 bayi yang tertular virus yang sama.

Itulah beberapa hal terkait Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki dan cara penularanya yang penting untuk diketahui, sehingga bisa terdeteksi sedini mungkin untuk mendapatkan penanganan yang akurat. semoga informasi mengenai Gejala Penyakit HIV Pada Laki-Laki dan cara penularanya.

Apa Itu HIVCARE?

HIVCARE adalah Obat HIV formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengontrol dan mengurangi perkembangan virus HIV. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat HIVCARE banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

HIVCARE memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membuang racun dalam darah, menghalangi virus HIV agar tidak melakukan pembelahan diri, memberantas virus HIV tanpa merusak sel sehat lainnya.