skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyakit HIV AIDS : Penyebaran, Gejala Dan Pencegahanya

Penyakit HIV AIDS : Penyebaran, Gejala dan Pencegahanya

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. HIV AIDS sebenarnya penyakit yang berasal dari Negara Afrika dan hanya terdapat pada kera, dan tanpa disadari virus HIV tersebut menular ke manusia dan dari situlah virus HIV menyebar ke berbagai negara.

Sampai sekarang ini masih banyak kasus HIV AIDS di berbagai negara, mungkin karena kurangnya pengetahuan penduduknya atau karena penduduknya yang menganggap penyakit HIV AIDS hanya penyakit biasa saja.

Di Indonesia masih banyak kasus HIV AIDS, dan pada tahun 2014 negara Indonesia mendapat rapor merah dari The Joint United Nation Program On HIV AIDS (UNAIDS). Indonesia mendapat rapor merah karena dianggap kurang memperhatikan pasien-pasien penderita penyakit HIV AIDS dan kematian penderita penyakit HIV AIDS di Indonesia masih tinggi.

Sampai saat ini Indonesia juga merupakan negara dengan kasus HIV AIDS yang tinggi karena tiap tahunnya kasus HIV AIDS di Indonesia selalu meningkat.

Penyebaran Penyakit HIV AIDS

HIV adalah jenis virus yang rapuh. Tidak bisa bertahan lama di luar tubuh manusia. HIV bisa ditemukan di dalam cairan tubuh dari orang yang terinfeksi. Cairan yang dimaksud adalah cairan sperma, cairan vagina, cairan anus, darah, dan ASI. HIV tidak bisa menyebar melalui keringat atau urine.

Di Indonesia faktor penyebab dan penyebaran virus HIV AIDS terbagi menjadi dua kelompok utama, yaitu melalui hubungan seks yang tidak aman dan bergantian jarum suntik saat menggunakan narkotika.

Berikut ini adalah beberapa cara penyebaran HIV AIDS lainnya:

  • Penularan dari ibu kepada bayi pada masa kehamilan, ketika melahirkan atau menyusui.
  • Melalui seks oral.
  • Pemakaian alat bantu seks secara bersama-sama atau bergantian.
  • Melalui transfusi darah dari orang yang terinfeksi.
  • Memakai jarum, suntikan, dan perlengkapan menyuntik lain yang sudah terkontaminasi, misalnya spon dan kain pembersihnya.

Gejala-gejala Penyakit HIV AIDS

  • Demam
  • Nyeri tenggorokan dan batuk
  • Pembesaran kelenjar (di leher, selangkangan, ketiak atau bagian tubuh lainnya)
  • Muncul ruam kemerahan pada kulit
  • Luka pada organ intim
  • Luka pada mulut (seperti sariawan)
  • Nyeri kepala
  • Tulang dan otot yang nyeri dan pegal
  • Mudah lelah, letih dan lesu
  • Penurunan berat badan yang tidak terlalu besar
  • Menurunnya nafsu makan
  • Mual, muntah
  • Diare

Pencegahan Penyakit HIV AIDS

  1. Hubungan sexs bebas

Hubungan sexs sekarang sudah ada di pelosok negeri ini yang dari usia dini sampai dewasa pun ikut melakukannya. Jika istilah kasarnya adalah seorang wanita atau laki laki yang tidak benar yang sering menjalankan hubungan intim tanpa menggunakan alat pengaman.

Satu orang saja tidak cukup, bahkan orang seperti ini menjalankannya dengan berbagai macam orang. sungguh sangat memperhatikan sekali jika kita membahas tentang hal ini. Bagi kalian yang tidak tahu dampak dari hubungan sexs itu adalah penyebab hiv aids pada remaja dan dewasa.

Hubungan seperti ini, hanya bisa dilakukan pada orang yang telah menikah saja, dan bagi yang belum nikah termasuk orang yang berjinah. Jauhkan dari diri kalian sekarang juga, agar hiv aids tidak menyerang.

  1. Jarum suntik

Penggunaan jarum suntik itu banyak sekali, macam narkoba yang memakai suntikan juga ada, transfusi darah atau donor darah itu bisa terjadi. bagi kalian yang sering melakukan kegiatan pendonoran darah, kalian terlebih dahulu harus mengetahuinya kebersihan jarum suntiknya.

Karena jika tidak akan membuat hiv atau aids terjadi. karena penyebab hiv aids pada remaja dan dewasa bisa timbul oleh kegiatan ini. orang yang sudah mengalami kecanduan akan narkoba akan susah kali ditinggalkan atau dilepas, yang menandakan orang tersebut sudah kecanduan.

Kalau bisa jauhkan lah dari di Anda untuk mencegahnya, agar tidak mengalami hiv aids. Yang penyakit ini akan menular lebih cepat yang berbeda pada penyakit umumnya.

  1. Mentato dirinya

Tato adalah kegiatan yang sebagian orang melakukannya. Membuat tato ini pasti membutuhkan alat alat yang tidak sedikit dan harus menjaga kesterilannya. Karena jika mentato diri kalian, akan mengalami kesakitan yang berujung dengan pengeluaran darah, akibat alat yang dipakai.

Pasti alat tersebut sudah terkena darah siapa pun yang kemudian dikenakan kembali pada orang yang berbeda. Itulah penyebab hiv aids pada remaja serta usia matang. Yang kita tidak tahu apakah orang yang dibuat tatonya mengalami penyakit yang menular dan bahaya seperti aids.

  1. Ciuman

Ciuman sudah menjadi hal yang wajar bagi negara tetangga, tetapi tidak di peruntukan untuk negara Indonesia yang bisa di lakukan hanya orang bagi yang telah resmi menjadi pasangan suami istri.

Bila kita melakukan ciuman untuk yang belum menikah dan sering mengganti pasangan itu akan terjadi penyebab hiv aids pada remaja masa kini.

  1. Penggunaan narkotika

Narkotika ialah barang yang sekarang sudah banyak yang memakainya. dan bersifat terus terusan yang susah untuk dimusnahkan. Narkotika jenisnya banyak sekali, ada yang memakai obat obatan, ganja, jarum suntik dan lain sebagainya. Salah satu penyebab hiv aids pada remaja penggunaan narkotika berupa

  1. Donor darah

Donor adalah suatu kegiatan yang sering di lakukan oleh palang merah Indonesia (PMI) untuk menghasilkan kantong darah berjenis golongan A, B, O dan AB. Yang nantinya akan di sumbangkan pada pihak rumah sakit yang sedang membutuhkannya.

Pada saat pengambilan donor darah, bukan tidak lain pasti memerlukan alat berupa jarum suntik untuk mengambil darahnya. Sebelum diambil darahnya, akan melalui proses tahapan pengecekan darah dan keadaan tubuh, apakah sehat atau tidak. karena jika tidak sehat tidak boleh mendonorkan darah, yang nantinya bila di lakukan akan membuat tubuh menjadi buruk dan lemah.

Penyebab hiv aids pada remaja juga dapat diakibatkan oleh kegiatan ini. ada beberapa orang yang melakukan pendonoran darah dengan jarum suntik yang tidak steril. Itulah yang mendatangkan hiv. Suntikan jarum yang seharusnya dipakai satu kali, malah di pakai beberapa kali.

Apa Itu HIVCARE?

HIVCARE adalah Obat HIV formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengontrol dan mengurangi perkembangan virus HIV. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat HIVCARE banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

HIVCARE memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membuang racun dalam darah, menghalangi virus HIV agar tidak melakukan pembelahan diri, memberantas virus HIV tanpa merusak sel sehat lainnya.