skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
HIV : Penjelasan, Cara Penularan Dan Sistem Tahapan Infeksi

HIV : Penjelasan, Cara Penularan dan Sistem Tahapan Infeksi

HIV adalah virus yang menyerang dan merusak sistem kekebalan tubuh kamu sehingga kamu tidak bisa bertahan terhadap penyakit-penyakit yang menyerang tubuh kamu. Bila sistem kekebalan tubuh kamu sudah rusak atau lemah, maka kamu akan terserang oleh berbagai penyakit yang ada di sekamur kamu seperti TBC, diare, sakit kulit, dll.

Dan AIDS merupakan sekumpulan gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus Human Immunodeficiency Virus.

AIDS, yaitu :

A =Acquired (didapat)

I =Immune (kekebalan tubuh)

D =De. ciency (kekurangan)

S =Syndrome (gejala)

 

Cara Penularan HIV

Penularan Hanya Bisa Melalui :

  • Darah
  • Cairan vagina
  • Cairan sperma
  • Air susu ibu

Tanda pertama penderita biasanya akan mengalami demam selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tahan tubuh. Setelah kondisi membaik orang yang terinfeksi akan tetap sehat dalam beberapa tahun dan secara perlahan kekebalan tubuhnya akan menurun karena serangan demam yang berulang.

 

Sistem Tahapan Infeksi WHO

Pada tahun 1990, World Health Organization (WHO) mengelompokkan berbagai infeksi dan kondisi AIDS dengan memperkenalkan sistem tahapan untuk pasien yang terinfeksi dengan HIV-1. Sistem ini diperbarui pada bulan Septembertahun 2005. Kebanyakan kondisi ini adalah infeksi oportunistik yang dengan mudah ditangani pada orang sehat.

  1. Stadium I: infeksi asimtomatik dan tidak dikategorikan sebagai AIDS
  2. Stadium II: termasuk manifestasi membran mukosa kecil dan radang saluran pernapasan atas yang berulang
  3. Stadium III: termasuk diare kronik yang tidak dapat dijelaskan selama lebih dari sebulan, infeksi bakteri parah, dan tuberkulosis.
  4. Stadium IV: termasuk toksoplasmosis otak, kandidiasis esofagus, trakea, bronkus atau paru-paru, dan sarkoma kaposi. Semua penyakit ini adalah indikator AIDS.

Sebelum seseorang bisa dikatakan terkena penyakit HIV/AIDS. Ia akan mengalami gejala-gejala sebagai berikut :

  1. Penderita akan mengalami demam tinggi yang berkepanjangan
  2. Penderita akan mengalami napas pendek, batuk, nyeri dada dan demam, Ia akan kehilangan nafsu makan, mual, dan muntah
  3. Diare kronis yang tidak dapat dijelaskan pada infeksi dapat terjadi karena berbagai penyebab; antara lain infeksi bakteri dan parasit yang umum (seperti Salmonella, Shigella, Listeria, Kampilobakter, dan Escherichia coli), serta infeksi oportunistik yang tidak umum dan virus (seperti kriptosporidiosis, mikrosporidiosis, Mycobacterium avium complex, dan virus sitomegalo (CMV) yang merupakan penyebab kolitis).
  4. Batuk berekepanjangan
  5. Esofagitis adalah peradangan pada kerongkongan (esofagus), yaitu jalur makanan dari mulut ke lambung. Pada individu yang terinfeksi, penyakit ini terjadi karena infeksi jamur (jamurkandidiasis) atau virus (herpes simpleks-1 atau virus sitomegalo). Ia pun dapat disebabkan oleh mikobakteria, meskipun kasusnya langka
  6. Pembengkakan kelenjar getah bening diseluruh tubuh (dibawah telinga, leher, ketiak, dan lipatan paha)
  7. Sakit kepala
  8. Sulit berkonsentrasi
  9. Respon anggota gerak melambat
  10. Sering nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki
  11. Mengalami tensi darah rendah
  12. Terjadi serangan virus cacar air dan cacar api
  13. Infeksi jaringan kulit rambut
  14. Kulit kering dengan bercak-bercak.

Apa Perbedaan Antara HIV Dan AIDS?

HIV/AIDS sering dikaitkan satu sama lainnya dengan pengertian yang sama. Akan tetapi HIV dan AIDS mempunyai arti yang berbeda. HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini yang menyerang system kekebalan tubuh seseorang.

Seseorang dapat terjangkit virus, apabila virus tersebut masuk ke dalam saluran peredaran darah. Virus HIV menyerang sistem kekebalan seseorang. Jika tidak diatasi, maka virus ini akan merusak system kekebalan tubuh sehingga daya tahan tubuh melemah terhadap penyakit lain bahkan dapat mengakibatkan kematian. Kondisi inilah yang dinamakan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome ).

Penderita HIV bukan berarti pengidap penyakit AIDS atau seseorang yang akan segera mati. Bahkan tanpa pengobatan banyak penderita HIV masih dapat bertahan hidup cukup lama. Pada saat ini pengobatan yang telah dikembangkan hanya dapat memperlambat kerusakan pada sistim kekebalan tubuh. Dengan pengobatan tersebut banyak penderita HIV dapat hidup sehat dan bahagia.

Apa Itu HIVCARE?

HIVCARE adalah Obat HIV formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengontrol dan mengurangi perkembangan virus HIV. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat HIVCARE banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

HIVCARE memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membuang racun dalam darah, menghalangi virus HIV agar tidak melakukan pembelahan diri, memberantas virus HIV tanpa merusak sel sehat lainnya.