skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyakit Oleh Virus HIV Dan Pengobatannya

Penyakit Oleh Virus HIV dan Pengobatannya

HIV/AIDS adalah salah satu penyakit menular seksual yang paling ditakuti saat ini. HIV merupakan penyakit yang hingga kini dianggap pembunuh nomor satu dalam dunia kesehatan. Virus HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia.

Virus HIV mampu bertahan hidup dalam tubuh di tahun-tahun awal tanpa menunjukkan gejala sama sekali sampai akhirnya tubuh penderita tiba-tiba saja menjadi sangat lemah dan akhirnya menderita AIDS.

Pada setiap tahunnya sebanyak 8 hingga 10 juta orang lebih telah terinfeksi secara positif HIV/AIDS oleh Virus HIV  dan 2 juta orang lebih ODHA meninggal per tahun. Jumlah ini bukan yang sebenarnya mengingat fenomena gunung es dimana jumlah penderita HIV yang sebenarnya jauh lebih besar dari yang tercatat karena penyebaran virus HIV lebih mudah.

Dengan angka yang sangat besar tersebut maka wajar saja jika HIV/AIDS dianggap sebagai momok yang paling ditakuti banyak orang mengingat hingga kini masih belum ditemukan obat yang dapat mengatasi dan mengobati HIV/AIDS  atau membasmi virus HIV secara signifikan.

Penyebaran Penyakit HIV oleh virus HIV

HIV adalah jenis virus yang rapuh. Tidak bisa bertahan lama di luar tubuh manusia. Virus HIV bisa ditemukan di dalam cairan tubuh dari orang yang terinfeksi. Cairan yang dimaksud adalah cairan sperma, cairan vagina, cairan anus, darah, dan ASI. Virus HIV tidak bisa menyebar melalui keringat atau urine.

Di Indonesia faktor penyebab dan penyebaran virus HIV/AIDS terbagi menjadi dua kelompok utama, yaitu melalui hubungan seks yang tidak aman dan bergantian jarum suntik saat menggunakan narkotika.

Berikut ini adalah beberapa cara penyebaran Virus HIV:

  • Penularan dari ibu kepada bayi pada masa kehamilan, ketika melahirkan atau menyusui.
  • Melalui seks oral.
  • Pemakaian alat bantu seks secara bersama-sama atau bergantian.
  • Melalui transfusi darah dari orang yang terinfeksi.
  • Memakai jarum, suntikan, dan perlengkapan menyuntik lain yang sudah terkontaminasi, misalnya spon dan kain pembersihnya.

Ciri-ciri Penyakit HIV yang Harus Kamu Ketahui, Sebagai Berikut:

  • Selalu merasa kelelahan sepanjang waktu
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di wilayah leher atau selangkangan
  • Demam yang berlangsung selama lebih dari 10 hari
  • Berkeringat di malam hari
  • Penurunan berat badan padahal tidak sedang diet
  • Bintik-bintik keunguan pada kulit yang tidak segera hilang
  • Sesak napas
  • Diare berat yang terus terjadi
  • Infeksi jamur pada mulut, tenggorokan, atau vagina
  • Gampang memar atau perdarahan yang tidak jelas sebabnya

Cara Mencegah Penyakit HIV

  • Hindari mabuk-mabukan dan narkotika yang dapat membuat kita menjadi lupa diri
  • Selalu mengganti jarum suntik jika mengkonsumsi obat-obatan
  • Melakukan hubungan seksual yang aman dan jangan gonta-ganti pasangan
  • Memakai kondom saat berhubungan seksual
  • Jika ingin melakukan hubungan seks, ketahuilah kondisi kesehatannya
  • Membutuhkan transfusi darah, Lihat dan mintalah kepastian darah tersebut bebas dari HIV
  • Periksa tes imun untuk mengetahui tingkat sistem imun.
  • Lakukan pengecekan pada sperma , pasangan yang ingin mempunyai anak

Cara Mengobati Penyakit HIV Secara Medis

  1. Konsumsi Obat ART (Anti Retroviral Therapy)

Obat ini khusus bekerja untuk mengatasi perkembangan virus HIV sehingga bisa memberikan harapan hidup yang lebih panjang untuk penderita HIV AIDS. Obat ini sama sekali tidak bisa menyembuhkan HIV AIDS atau membasmi Virus HIV.

Pemakaian obat ini pada ibu hamil bisa mengurangi resiko virus HIV penyakit menular ini ke janin. Namun pada dasarnya obat ini sama sekali tidak menyembuhkan dan hanya mengurangi berbagai gejala dan infeksi penyakit lain.

  1. Obat Antiretroviral (ARV)

Ini adalah salah satu jenis obat yang dikembangkan untuk menghentikan kerusakan sel dalam tubuh akibat dari infeksi HIV. Cara mengobati HIV AIDS ini juga bisa digunakan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga bisa mencegah kerusakan sel tubuh yang lebih parah.

Obat ini diperlukan seumur hidup bagi penderita HIV AIDS. Berhenti dari perawatan ini akan membuat tubuh menjadi lebih resisten sehingga perawatan harus dilakukan secara terus menerus.

  1. Obat ARV untuk Ibu Hamil

Ibu hamil memerlukan obat ARV untuk mencegah penularan virus HIV dari dirinya ke janin dalam rahim. Jika ibu hamil tidak melakukan perawatan ini maka kemungkinan besar bisa menularkan virus HIV ke janin sehingga bayi yang lahir terinfeksi HIV.

Ibu hamil juga disarankan untuk melakukan proses persalinan cesar dibandingkan proses persalinan normal untuk mencegah penularan virus HIV. Selain itu, ibu hamil juga dilarang untuk menyusui bayi karena HIV bisa menular lewat ASI.

Apa Itu HIVCARE?

HIVCARE adalah Obat HIV formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengontrol dan mengurangi perkembangan virus HIV. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat HIVCARE banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

HIVCARE memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membuang racun dalam darah, menghalangi virus HIV agar tidak melakukan pembelahan diri, memberantas HIV tanpa merusak sel sehat lainnya.